Categories
survey

Survey RPP Satu Lembar

RPP satu lembar berdasarkan SE Mendikbud

Wajibkah menggunakan format RPP 1 Lembar

* Jawab sesuai pendapat pribadi Anda sebagai Guru / Tenaga Kepedidikan.
** Share ke teman / grup seprofesi agar data lebih akurat.
*** Data Responden aman karena kami tidak memerlukan data Nama Responden

14 replies on “Survey RPP Satu Lembar”

Menyesuaikan dengan luas sempitnya materi yang disampaikan kepada peserta didik (satu embat hanya minimal)

RPP 1 lb, memang kelihatannya menyenangkan. mudah simpel. hanya tujuan & langkah2 kegiatan, esesmen slesai ?
menurutnya tetap hrs ada lampiran2 yg menyertai nya. seperti pengembangan materi. Penilaian jg perlu dibuat rancangannya sesuai kerangka pembelajarannya. kisi2 soal jg tetap dibuat yg kemudian menjadi soal sesuai dg tujuan pembelajaran. bila blm mencapai tujuan juga hrs dibuat unt remedialnya. jadi intinya tetap sama, dan sbg guru profesional tetap hrs membuat perangkat yg runtun, lengkap dan bisa dg cepat meberima perubahan2 yg ada. apalagi di jaman milenial spt sekarang ini, guru hrs selalu berinovasi dlm pembelajaran. dan tetap semangat

Kalau sudah d putuskan kebijakan rpp 1 lembar wajib kita ikuti, jangan pula boleh memilih nantinya tidak ada keseragaman

menurut sy perbedaan itu kekayaan. jadi semakin banyak perbedaan dlm perancangan pembelajaran menunjukkan keinovasian yg hrs dimiliki seoramg guru profesional

Kalau menurut saya, dengan adanya surat edaran RPP 1 lembar maka mau tidak mau kita laksanakan, karena pada dasarnya RPP 1 lembar itu sudah merupakan garis besar Untuk melaksanakan pembelajaran. Guru yang profesional tidak akan masalah dengan mengajar hanya dengan RPP 1 lembar, mengajar tanpa menggunakan RPP saja sudah bisa dan biasa. Hehe…

kalau menurut saya, surat edaran itu tidak bisa memaksa, karena secara hirarky masih kalah dengan permendikbud yang mengatur tentang RPP, kecuali permendikbud tersebut direvisi, hehe

Satu lembar atau berapapun itu, yang penting tujuan dan harapan nya tercapai. Dan yang penting lagi dalam teori dan prakteknya disesuaikan dgn kondisi lingkungan sekolah masing-masing.

Dalam RPP yang penting tiga Ranah termuatkan yaitu : tujuan, proses dan penilaian, polanya mau berapa lembar itu tergantung guru, kebebasan berinofasi guru diberikan yang penting tujuan tercapai.

*Mungkinkah RPP terdiri hanya 1 lembar*

Assalamualaikum wr wb
Sebelumnya saya mohon maaf pada Pak Nadiem Makarim sebagai menteri P dan K
RPP 1 lembar dengan basis seperangkat kurikulum K13 yang didalamnya termuat silabus dll, padahal RPP merupakan pengembangan dari silabus. Bila Kita cermati hampir gak ada silabus yang termuat dàlam K13 bisa ditulis 1 lembàr, bagaimana bisa RPPnya kok hanya 1 lembar?, kecuali bapak mentri mengeluarkan regulasi baru bahkan termasuk Kurikulumnya, untuk langkah2 pembelajaran saja Kita dituntut menggunakan Scientific learning (5M) dimana pada masing2 langkah wajib secara jelas terurai apa yang dilakukan siswa Dan guru, baik metode, teknik, model pembelajaran Dan kontennya,
Oleh sebab itu kàlau dipaksakan maka Kita harus keluar dari seperangkat regulasi yang selama ini Kita gunakan, dàlam Hal ini K13 bersama dengan beberapa perangkat yang menyertainya, penyimpangan terhadàp regulasi apa tidak termasuk inkonstitusional?
Kecuali bapak mentri memulai idenya dengan menentukan SKL (sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional), Standard Isi (Kurikulum Dan perangkatnya), Standard Proses (yang terdiri dari regulasi Proses pembelajaran dari Perencanaan sampai pada pelaksanaannya, Dan Standar Penilaian yang sesuai dengan SKL yang diinginkan. Jika perlu ditambah làgi penyesuaian keempat standar Pendidikan yang Lain yaitu standar PTK, Sarpras, Pengelolaan Dan pembiayaan)
Demikian hasil renungan saya terkait dengan RPP 1 lembar
Wassalamualaikum wr wb

Namun nampaknya Mas Menteri serius menerapkan program merdeka belajar, bisa jadi tatanan yg ada akan diubah

RPP 1 lembar atau lebih bukan suatu masalah, yg penting guru mengerti dan paham betul tentang apa yg harus di kerjakan nya dlm proses pembelajaran. RPP yg ditulis merupakan langkah yg harus dikerjakannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *